Cara melihat status bansos 2026 dapat dilakukan secara online melalui website resmi Kementerian Sosial (Kemensos) menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada KTP. Melalui layanan ini, masyarakat dapat memeriksa informasi penerima bantuan sosial, data kesejahteraan, serta keterangan program bantuan yang tercatat dalam sistem. Pengecekan bisa dilakukan menggunakan HP tanpa harus datang langsung ke kantor desa atau kelurahan.
Selain melalui website, masyarakat dapat menggunakan aplikasi Cek Bansos untuk mengakses layanan yang tersedia, termasuk mengajukan usulan atau sanggahan data sesuai ketentuan. Namun, hasil pencarian perlu dibaca dengan cermat karena status data, kelayakan sebagai penerima, dan pencairan bantuan merupakan hal yang berbeda. Agar tidak salah memahami informasi, gunakan kanal resmi dan pastikan data identitas yang dimasukkan sesuai dengan dokumen kependudukan.
Apa Itu Status Bansos 2026 dan Informasi yang Bisa Dilihat?
Status bansos adalah informasi mengenai data seseorang atau keluarga yang tercatat dalam sistem pemerintah terkait program bantuan sosial. Pada 2026, layanan Cek Bansos Kemensos menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai sumber data untuk menampilkan informasi kesejahteraan dan penerima manfaat. <Cite refs={["turn897194search7"]} />
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memeriksa apakah identitasnya ditemukan dalam sistem serta melihat informasi yang tersedia pada hasil pencarian.
Informasi yang dapat dilihat saat mengecek bansos
Informasi yang ditampilkan dapat mencakup beberapa hal berikut, bergantung pada data dan layanan yang tersedia:
-
Identitas penerima: nama yang tercatat dan berkaitan dengan NIK yang dimasukkan.
-
Informasi kesejahteraan: kelompok desil yang menggambarkan peringkat kesejahteraan keluarga.
-
Program bantuan: keterangan mengenai jenis bantuan sosial yang tercatat.
-
Periode bantuan: informasi periode penyaluran apabila tersedia pada hasil pencarian.
Tidak semua informasi tersebut selalu muncul dalam setiap pencarian. Tampilan dapat berubah mengikuti pembaruan sistem dan data yang tersedia.
Apa hubungan status bansos dengan DTSEN?
DTSEN merupakan basis data sosial ekonomi yang digunakan pemerintah sebagai salah satu rujukan untuk menentukan sasaran program. Data ini mencakup berbagai karakteristik individu dan keluarga, termasuk pekerjaan, pendidikan, kondisi tempat tinggal, serta kepemilikan aset.
Pada laman resmi Cek Bansos, Kemensos menjelaskan bahwa desil dibagi menjadi sepuluh kelompok, dari desil 1 yang menggambarkan kelompok kesejahteraan terendah hingga desil 10 yang menggambarkan kelompok tertinggi. Desil dapat diperbarui dan dihitung ulang berdasarkan pemutakhiran data. <Cite refs={["turn897194search7"]} />
Meskipun demikian, status data atau desil tidak otomatis menjamin seseorang menerima bantuan. Setiap program memiliki persyaratan dan proses penetapan penerima masing-masing.
Syarat yang Perlu Disiapkan untuk Mengecek Status Bansos
Sebelum melakukan pengecekan, masyarakat perlu menyiapkan informasi dasar agar proses pencarian berjalan lancar. Persyaratan pengecekan melalui website berbeda dari persyaratan pendaftaran akun pada aplikasi.
1. NIK yang tercantum pada KTP
Untuk pengecekan melalui website Cek Bansos saat ini, siapkan NIK yang terdiri dari 16 digit. Pastikan nomor yang dimasukkan sama dengan yang tercantum pada KTP.
Kesalahan satu digit dapat membuat data tidak ditemukan atau hasil pencarian tidak sesuai dengan identitas yang dimaksud.
2. Kartu Keluarga sebagai referensi
Kartu Keluarga (KK) dapat digunakan untuk membantu memeriksa kesesuaian nama, NIK, dan susunan keluarga. Dokumen ini tidak selalu perlu diunggah untuk pengecekan sederhana di website, tetapi berguna jika terdapat perbedaan informasi.
3. HP atau komputer dengan koneksi internet
Pengecekan bisa dilakukan melalui browser di HP, laptop, maupun komputer. Gunakan koneksi internet yang stabil agar halaman dapat dimuat dan kode verifikasi bisa terlihat dengan jelas.
4. Aplikasi resmi jika ingin menggunakan layanan aplikasi
Jika ingin menggunakan aplikasi Cek Bansos, unduh aplikasi yang diterbitkan oleh Kementerian Sosial melalui toko aplikasi resmi. Proses pembuatan akun atau verifikasi identitas dapat meminta informasi dan dokumen tambahan.
5. Data pendukung jika ingin mengajukan perbaikan
Jika tujuan pengecekan adalah memperbaiki data yang tidak sesuai, siapkan dokumen yang relevan, seperti KTP, KK, atau bukti perubahan kondisi keluarga. Dokumen yang diperlukan mengikuti mekanisme pengajuan dan petunjuk layanan resmi.
Penting: jangan pernah memberikan PIN, kata sandi, atau kode OTP kepada pihak yang menjanjikan dapat mempercepat pencairan bansos.
Cara Cek Status Bansos 2026 Lewat HP di Website Kemensos
Cara paling praktis untuk melihat status bansos adalah melalui website resmi Cek Bansos Kemensos. Layanan ini menyediakan pencarian menggunakan NIK sehingga masyarakat tidak harus mengisi nama dan alamat secara manual seperti pada beberapa mekanisme pencarian sebelumnya.
Alamat resmi yang dapat digunakan adalah cekbansos.kemensos.go.id. Pada halaman tersebut, pengguna diminta memasukkan NIK sesuai KTP dan kode keamanan sebelum menjalankan pencarian. <Cite refs={["turn897194search7"]} />
Langkah 1: Buka website resmi Cek Bansos
Jalankan browser di HP, seperti Chrome atau Safari. Kemudian, ketik alamat berikut pada kolom alamat browser:
https://cekbansos.kemensos.go.id/
Pastikan alamat situs benar dan menggunakan domain resmi Kemensos. Hindari situs yang memiliki nama mirip tetapi meminta biaya atau informasi tambahan yang tidak relevan.
Langkah 2: Masukkan NIK KTP
Pada halaman pencarian data penerima manfaat, cari kolom NIK. Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP.
Periksa kembali nomor yang dimasukkan sebelum melanjutkan. Jika menggunakan fitur salin-tempel, pastikan tidak ada spasi atau karakter tambahan.
Langkah 3: Isi kode verifikasi
Masukkan huruf atau kode keamanan yang tampil pada halaman. Kode ini digunakan untuk membantu mencegah pencarian otomatis yang tidak wajar.
Jika kode tidak terbaca, gunakan tombol penyegaran kode yang tersedia untuk menampilkan kode baru.
Langkah 4: Klik Cari Data
Setelah NIK dan kode keamanan terisi, tekan tombol Cari Data. Tunggu sampai sistem menampilkan hasil pencarian.
Jika halaman tidak merespons, periksa koneksi internet dan coba kembali beberapa saat kemudian.
Langkah 5: Periksa hasil pencarian
Jika data ditemukan, baca informasi yang ditampilkan. Periksa nama, informasi kesejahteraan, serta jenis atau periode bantuan jika tersedia.
Pastikan hasil pencarian memang merujuk pada identitas yang dimaksud. Jangan menyimpulkan bahwa bantuan sudah cair hanya karena nama tercatat dalam sistem.
Langkah 6: Simpan informasi yang diperlukan
Jika ingin menyimpan hasil pengecekan untuk keperluan pribadi, catat keterangan penting atau simpan tangkapan layar secara aman. Hindari mengunggah hasil pencarian yang memuat informasi pribadi ke media sosial atau grup publik.
Jika data tidak ditemukan, periksa kembali NIK dan ulangi pencarian. Apabila hasil tetap sama, ikuti langkah penanganan yang dijelaskan pada bagian berikutnya.
Cara Cek Status Bansos Melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain website, masyarakat dapat menggunakan aplikasi Cek Bansos dari Kementerian Sosial. Aplikasi ini menyediakan layanan terkait informasi bantuan sosial dan mekanisme penyampaian usulan atau sanggahan sesuai fitur yang tersedia.
Perlu dibedakan antara melihat status melalui website dan menggunakan aplikasi untuk mengajukan pembaruan data. Pengecekan sederhana tidak selalu mengharuskan pengguna membuat akun, sedangkan fitur tertentu dalam aplikasi dapat meminta proses registrasi dan verifikasi identitas.
Langkah 1: Unduh aplikasi resmi
Buka Google Play Store atau Apple App Store, kemudian cari aplikasi Cek Bansos yang diterbitkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Periksa nama pengembang sebelum mengunduh. Hindari aplikasi tidak resmi yang menggunakan nama atau logo serupa.
Langkah 2: Buka aplikasi
Setelah aplikasi terpasang, jalankan aplikasi dan baca petunjuk yang tersedia. Jika ingin menggunakan fitur yang memerlukan akun, ikuti proses registrasi atau masuk sesuai instruksi aplikasi.
Informasi yang diminta dapat berbeda menurut fitur dan versi aplikasi.
Langkah 3: Pilih layanan yang dibutuhkan
Cari menu yang berkaitan dengan informasi bantuan sosial. Jika ingin menyampaikan usulan atau sanggahan, gunakan fitur yang memang disediakan untuk keperluan tersebut.
Jangan menganggap menu usulan sebagai pengganti fitur pengecekan status. Keduanya memiliki tujuan berbeda.
Langkah 4: Lengkapi informasi jika diminta
Masukkan informasi identitas yang sesuai dengan dokumen resmi. Jika aplikasi meminta foto dokumen atau verifikasi tambahan, ikuti ketentuan yang tertera pada aplikasi resmi.
Pastikan dokumen terlihat jelas dan tidak diedit untuk mengubah informasi.
Langkah 5: Periksa informasi dan simpan bukti
Baca hasil atau keterangan yang ditampilkan. Jika mengajukan usulan atau sanggahan, simpan bukti pengajuan jika sistem menyediakannya.
Pengajuan tersebut tetap harus melalui proses pemeriksaan. Mengirim usulan tidak otomatis membuat seseorang ditetapkan sebagai penerima bantuan sosial.
Informasi mengenai aplikasi dan kebijakan pengelolaan data dapat dibaca melalui halaman resmi Cek Bansos Kemensos. <Cite refs={["turn897194search3"]} />
Cara Cek Status Penerima PKH, BPNT, dan Bantuan Sosial Lainnya
Website Cek Bansos Kemensos dapat digunakan untuk mencari informasi penerima manfaat berdasarkan NIK. Jika seseorang tercatat sebagai penerima program tertentu, informasi yang tersedia dapat menunjukkan jenis bantuan dan periode yang berkaitan dengan data tersebut.
PKH dan BPNT merupakan dua program bantuan sosial yang sering diperiksa masyarakat. Namun, mekanisme dan persyaratan kedua program berbeda sehingga status pada satu program tidak otomatis menentukan status pada program lainnya.
Cara cek status penerima PKH
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan sosial yang ditujukan kepada keluarga penerima manfaat yang memenuhi kriteria program. Untuk memeriksa informasi yang tercatat, lakukan langkah berikut:
-
Masukkan NIK sesuai KTP.
-
Isi kode keamanan yang ditampilkan.
-
Klik Cari Data.
-
Periksa apakah informasi bantuan PKH muncul pada hasil pencarian.
Jika PKH tercantum, baca keterangan periode atau status yang tersedia. Informasi tersebut perlu dibedakan dari konfirmasi bahwa dana telah masuk ke rekening atau dapat diambil.
Cara cek status penerima BPNT
BPNT merupakan bantuan sosial untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan keluarga yang memenuhi ketentuan. Pada informasi dan kanal pemerintah, bantuan ini juga sering disebut bantuan sembako.
Untuk memeriksa statusnya, gunakan prosedur pencarian yang sama melalui website resmi. Jika data menunjukkan BPNT atau bantuan sembako, perhatikan periode dan keterangan yang tersedia.
Jika BPNT tidak muncul, jangan langsung menyimpulkan bahwa data keluarga tidak ada. Bisa jadi informasi bantuan yang tercatat berbeda atau keluarga belum ditetapkan sebagai penerima pada periode tersebut.
Cara cek bantuan sosial lainnya
Untuk bantuan sosial lain, gunakan website Cek Bansos dan baca jenis program yang benar-benar tercantum pada hasil pencarian.
Jangan menganggap semua program bantuan pemerintah akan muncul di satu halaman. Sebagian program memiliki sistem informasi atau mekanisme pengecekan tersendiri.
Jika membutuhkan informasi mengenai bantuan tertentu, periksa website kementerian atau lembaga yang bertanggung jawab atas program tersebut.
Apakah desil menentukan penerimaan PKH dan BPNT?
Desil digunakan untuk menggambarkan kelompok kesejahteraan keluarga dan membantu penentuan sasaran program. Pada laman resmi Cek Bansos, Kemensos menyebutkan bahwa keluarga dalam desil 1–4 dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan bantuan sembako, sedangkan penetapan akhir tetap mengikuti ketentuan program. <Cite refs={["turn897194search7"]} />
Artinya, desil merupakan salah satu rujukan dalam penentuan sasaran, bukan jaminan bahwa bantuan pasti diterima. Status penerima perlu diperiksa berdasarkan informasi program dan periode yang berlaku.
Arti Status Bansos Terdaftar, Aktif, Belum Disalurkan, dan Tidak Ditemukan
Saat memeriksa status bansos, masyarakat perlu memahami perbedaan antara data yang tercatat, kelayakan penerima, dan proses penyaluran dana. Istilah yang muncul pada sistem dapat berbeda, sehingga penjelasan berikut merupakan panduan umum untuk membaca keterangan yang ditampilkan.
1. Terdaftar
Status atau informasi terdaftar biasanya menunjukkan bahwa data seseorang ditemukan atau tercatat dalam sistem yang diperiksa.
Namun, terdaftar tidak selalu berarti seseorang sudah ditetapkan sebagai penerima semua jenis bantuan sosial. Periksa jenis program dan keterangan lain yang ditampilkan.
2. Aktif
Jika sistem menampilkan status aktif pada program tertentu, artinya status tersebut perlu dipahami berdasarkan konteks layanan dan periode yang tercantum.
Jangan langsung menganggap aktif berarti dana sudah masuk. Untuk memastikan penyaluran, periksa keterangan periode bantuan atau konfirmasi melalui kanal resmi yang menangani program tersebut.
3. Belum disalurkan
Keterangan belum disalurkan, apabila ditampilkan, dapat berarti penyaluran untuk periode terkait belum tercatat selesai pada sistem yang diperiksa.
Hal ini tidak selalu berarti bantuan dibatalkan. Perhatikan periode, mekanisme penyaluran, serta pengumuman resmi dari instansi yang bertanggung jawab.
4. Tidak ditemukan
Hasil tidak ditemukan berarti sistem tidak menampilkan kecocokan data berdasarkan informasi yang dimasukkan atau data yang tersedia pada saat pencarian.
Penyebabnya dapat berupa kesalahan pengetikan NIK, data yang belum sesuai, atau status yang memang tidak tercatat dalam layanan tersebut. Hasil ini tidak sebaiknya langsung ditafsirkan sebagai keputusan final tanpa pemeriksaan lebih lanjut.
5. Data atau desil perlu diperbarui
Jika informasi kesejahteraan dianggap tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan melalui mekanisme yang disediakan pemerintah. Pada laman Cek Bansos, Kemensos menjelaskan bahwa desil yang tidak sesuai dapat diperbarui melalui desa/kelurahan, dinas sosial, atau aplikasi Cek Bansos sesuai mekanisme yang berlaku. <Cite refs={["turn897194search7"]} />
Pembaruan tetap perlu melalui proses pemeriksaan dan penghitungan ulang. Masyarakat tidak dapat menentukan sendiri desil akhir hanya dengan mengubah satu informasi.
Penyebab Status Bansos Tidak Muncul atau Data Tidak Sesuai KTP
Status bansos yang tidak muncul dapat disebabkan oleh masalah teknis maupun ketidaksesuaian data. Sebelum mengajukan perbaikan, periksa terlebih dahulu kemungkinan penyebabnya.
1. NIK salah dimasukkan
Kesalahan satu digit NIK dapat membuat sistem tidak menemukan data yang sesuai.
Solusi: cocokkan kembali 16 digit NIK dengan KTP, lalu ulangi pencarian. Pastikan tidak ada spasi atau angka yang tertukar.
2. Data kependudukan belum sesuai
Nama, NIK, atau susunan keluarga mungkin belum sesuai antara dokumen kependudukan dan data yang digunakan dalam proses pemadanan.
Solusi: periksa KTP dan KK. Jika ada kesalahan pada dokumen kependudukan, tanyakan prosedur perbaikan kepada Disdukcapil sebelum menindaklanjuti pembaruan data bansos.
3. Data sosial ekonomi belum diperbarui
Kondisi keluarga dapat berubah, tetapi informasi yang digunakan sistem belum tentu langsung mencerminkan perubahan tersebut.
Solusi: sampaikan pembaruan melalui kanal resmi yang tersedia. Berikan informasi sesuai kondisi sebenarnya dan siapkan dokumen pendukung jika diminta.
4. Tidak tercatat sebagai penerima program pada periode tersebut
Seseorang mungkin memiliki data dalam sistem, tetapi tidak tercatat sebagai penerima program bantuan tertentu pada periode yang diperiksa.
Solusi: baca keterangan hasil pencarian dengan cermat. Jika membutuhkan penjelasan, hubungi pemerintah desa/kelurahan atau dinas sosial setempat.
5. Situs mengalami gangguan
Halaman dapat gagal dimuat akibat koneksi internet, pemeliharaan layanan, atau kendala teknis lainnya.
Solusi: periksa koneksi, muat ulang halaman, dan coba kembali beberapa saat kemudian. Gunakan alamat resmi, bukan situs pihak ketiga yang mengaku menyediakan akses khusus.
6. Salah memahami hasil pencarian
Data yang ditemukan atau desil tertentu tidak otomatis berarti bantuan sudah disalurkan. Sebaliknya, hasil yang tidak menampilkan program tertentu tidak selalu berarti identitas seseorang tidak tercatat sama sekali.
Solusi: bedakan informasi identitas, desil, jenis program, periode bantuan, dan status penyaluran. Jika penjelasan sistem kurang jelas, tanyakan melalui kanal resmi.
Cara Mengatasi Status Bansos yang Tidak Sesuai dan Mengajukan Perbaikan Data
Jika hasil pengecekan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat meminta perbaikan melalui jalur resmi. Pilihan mekanisme bergantung pada jenis kesalahan, apakah berkaitan dengan identitas kependudukan, kondisi sosial ekonomi, atau status program bantuan.
1. Periksa data pada KTP dan KK
Pastikan nama, NIK, alamat, dan susunan keluarga sesuai dengan dokumen resmi. Jika terdapat kesalahan pada dokumen kependudukan, selesaikan terlebih dahulu melalui Disdukcapil atau mekanisme administrasi yang berlaku.
2. Ajukan pembaruan melalui aplikasi Cek Bansos
Jika masalah berkaitan dengan data kesejahteraan atau informasi bantuan sosial, buka aplikasi Cek Bansos resmi. Cari fitur usulan atau sanggahan yang tersedia dan ikuti petunjuk pengajuan.
Jelaskan ketidaksesuaian dengan bahasa yang jelas. Sertakan dokumen pendukung hanya sesuai permintaan sistem.
3. Datangi pemerintah desa atau kelurahan
Masyarakat juga dapat meminta bantuan pemerintah desa/kelurahan untuk menanyakan mekanisme pembaruan data. Jalur ini berguna apabila pengguna tidak dapat mengakses layanan online atau membutuhkan bantuan dalam memeriksa informasi keluarga.
Bawa dokumen identitas dan bukti pendukung yang relevan jika diminta.
4. Hubungi dinas sosial setempat
Jika masalah berkaitan dengan status bantuan sosial atau tindak lanjut data kesejahteraan, dinas sosial kabupaten/kota dapat menjadi jalur konsultasi sesuai kewenangannya.
Sampaikan jenis bantuan yang ingin diperiksa, tanggal pengecekan, dan keterangan yang muncul pada sistem. Hindari menyerahkan dokumen asli kepada pihak yang tidak berwenang.
5. Pantau hasil pengajuan
Simpan bukti pengajuan jika tersedia. Periksa kembali status melalui kanal resmi atau tanyakan perkembangan kepada petugas yang menangani.
Perubahan data tidak selalu langsung terlihat karena dapat membutuhkan proses verifikasi dan pemutakhiran. Pengajuan juga tidak menjamin seseorang akan ditetapkan sebagai penerima bantuan.
6. Waspadai jasa perbaikan data berbayar
Jangan mudah percaya pada pihak yang menjanjikan perubahan desil, kelulusan sebagai penerima, atau pencairan bansos dengan imbalan uang. Hindari memberikan OTP, PIN, kata sandi, atau informasi rekening kepada pihak yang tidak jelas.
Gunakan kanal resmi Kemensos, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk memperoleh informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
FAQ Seputar Cara Melihat Status Bansos
1. Bagaimana cara melihat status bansos 2026 lewat HP?
Buka website cekbansos.kemensos.go.id, masukkan 16 digit NIK sesuai KTP, isi kode keamanan, lalu klik Cari Data. Periksa informasi yang ditampilkan oleh sistem.
2. Apakah cek bansos bisa menggunakan NIK KTP?
Bisa. Website resmi Cek Bansos menyediakan pencarian menggunakan NIK. Pastikan NIK dimasukkan dengan benar dan sesuai dengan KTP.
3. Apakah nama yang terdaftar pasti menerima bansos?
Tidak. Data yang ditemukan tidak otomatis menjamin seseorang menerima semua program bantuan. Periksa jenis bantuan, periode, serta keterangan status yang ditampilkan.
4. Mengapa status bansos tidak ditemukan?
Penyebabnya dapat berupa kesalahan pengetikan NIK, ketidaksesuaian data, atau tidak adanya informasi penerima yang cocok pada layanan tersebut. Periksa kembali identitas dan tanyakan kepada petugas jika masalah berlanjut.
5. Bagaimana cara mengecek status PKH dan BPNT?
Gunakan website resmi Cek Bansos dengan NIK. Jika data program tercantum, baca keterangan jenis bantuan dan periode yang tersedia. Status pada sistem perlu dibedakan dari konfirmasi dana telah diterima.
6. Apakah desil 1–4 pasti mendapatkan PKH atau BPNT?
Tidak. Desil 1–4 dapat menjadi kelompok yang diusulkan untuk program tertentu, tetapi penetapan penerima tetap mengikuti persyaratan dan proses yang berlaku.
7. Bagaimana jika data bansos tidak sesuai dengan KTP?
Periksa kesesuaian KTP dan KK. Jika kesalahan berasal dari data kependudukan, hubungi Disdukcapil. Jika berkaitan dengan data kesejahteraan atau bantuan sosial, gunakan mekanisme pembaruan melalui aplikasi Cek Bansos, desa/kelurahan, atau dinas sosial.
8. Apakah mengecek bansos melalui website dikenakan biaya?
Pengecekan melalui website resmi Cek Bansos merupakan layanan pemerintah yang dapat diakses secara online. Waspadai pihak yang meminta biaya untuk sekadar mengecek status atau menjanjikan kepastian pencairan.
Kesimpulan
Cara melihat status bansos 2026 dapat dilakukan melalui website resmi Cek Bansos Kemensos dengan memasukkan NIK sesuai KTP dan kode keamanan. Masyarakat juga dapat menggunakan aplikasi Cek Bansos untuk mengakses fitur yang tersedia, termasuk menyampaikan usulan atau sanggahan data sesuai ketentuan.
Saat membaca hasil pencarian, bedakan status data, informasi desil, jenis program, dan keterangan penyaluran. Jika informasi tidak ditemukan atau tidak sesuai, periksa kembali dokumen kependudukan dan ajukan perbaikan melalui kanal resmi. Pengecekan maupun pembaruan data tidak otomatis menjamin seseorang menerima bantuan sosial, sehingga informasi harus selalu dikonfirmasi melalui sumber pemerintah yang berwenang.